ALAT SURVEY GEOFISIKA

  • Python-3 Georadar
  • Seismik Refraksi
  • Seismik Pasif
  • GPS Geodetic

Python-3 georadar adalah alat ground-penetrating radar (GPR) yang portabel yang dapat dibawa oleh satu operator saja. Python-3 Georadar utamanya digunakan untuk survei dalam (hingga 50 meter di bawah permukaan tanah). Unit ini dirancang untuk menyelesaikan berbagai tugas geoteknik, geologi, lingkungan, dan tujuan lainnya di mana pun ketika diperlukan survey yang tidak yang tidak merusak lingkungan. Dalam proses sounding, operator mendapatkan informasi profil bawah permukaan secara real-time. Pada saat yang sama, data direkam untuk digunakan lebih lanjut (pengolahan, interpretasi, dll.).

Alat GPR ini terdiri dari beberapa frekuensi yang dapat diubah sesuai konfigurasi pelat antenanya. Frekuensi operasinya adalah 100 MHz, 50 Mhz, 38 MHz, dan 25 MHz. Frekuensi yang lebih tinggi berarti resolusi yang lebih baik, tetapi dengan redaman gelombang elektromagnetik yang lebih signifikan di lingkungan, menghasilkan kedalaman penetrasi yang lebih dangkal. Sebaliknya, frekuensi yang lebih rendah dapat menyebabkan kedalaman penetrasi yang lebih dalam namun resolusi yang lebih kecil. Semua parameter georadar dikontrol oleh komputer, yang disambungkan ke perangkat Georadar melalui sambungan Wi-Fi.

Alat seismograf ini bernama Summit X One. Dapat digunakan untuk survey seismik 2-D dan 3-D. Satu set peralatannya terdiri dari unit utama sebagai data collector, geophone, konektor, kabel, hammer, serta aki sebagai sumber energi untuk main unit. Jumlah channel-nya ada 24, yang didapat dipasang pada dua jalur kabel. Alat ini dapat digunakan untuk mining exploration, deteksi patahan dalam studi geologi, serta tomografi seismik dan MASW yang biasa digunakan untuk keperluan geoteknik dan lingkungan.

SUMMIT M Vipa adalah seismograf tiga channel untuk pemantauan getaran dengan saluran tambahan untuk pemantauan noise. Di Program Studi S-1 Geofisika saat ini ada 3 unit yang masing masing terdiri dari sensor dan data collector. Semua unit tersebut dapat dihubungkan bersama untuk membangun jaringan monitoring. Teknologi 24 bit memastikan pemantauan getaran yang sangat sensitif untuk perekaman kontinu maupun eventual.

Alat seismik pasif ini biasa digunakan untuk studi monitoring patahan atau rekahan, monitoring sistem panas bumi, studi mikrozonasi dan lain sebagainya. Alat ini memiliki pengaturan yang mudah, dan intuitif. Cadangan baterai dapat bertahan hingga lebih dari 2 hari.

GPS merupakan singkatan dari Global Positioning System yang merupakan sistem penentuan posisi dan navigasi berbasis satelit yang dimiliki oleh Amerika Serikat. Alat yang ada di Geofisika UI ini sering disebut sebagai GPS Geodetic atau GNSS (Global Network Satellite System). Sesuai dengan namanya, pada GNSS digunakan satelit yang lain seperti Glonass, Galileo, dan Beidou. Alat ini biasa digunakan untuk survey pemetaan dengan akurasi tinggi, survey geodesi, penelitian mengenai deformasi, riset mengenai geodinamika dan lain sebagainya.